Cara Membungkus Barang Pecah Belah Gabungan (Bundle) Agar Tidak Beradu

Strapping band – Mengurus barang pecah belah memang bikin kita jadi was-was. Apalagi kalau barang yang mau dikirim itu tidak cuma satu, tapi digabung jadi satu bundle. Kalau salah sedikit saja caranya, itu barang bisa saling kena, retak, atau malah hancur sebelum sampai di tempat tujuan. Jadi pertanyaannya adalah bagaimana cara bungkus barang pecah belah gabungan ini supaya tetap aman dan tidak saling bentur selama di jalan?

Di tulisan ini kita akan bahas langkah-langkahnya dan bahan apa yang pas biar barang pecah belah kamu aman walaupun dikirim dalam satu paket besar.

Kenapa Barang Bundle Lebih Berisiko Rusak?

Menggabungkan beberapa barang pecah belah jadi satu tempat memang lebih hemat biaya dan tempat. Tapi ini resikonya tinggi. Waktu dibawa, getaran dan tekanan bisa bikin barang geser dan saling kena.

Kalau tidak ada pemisah yang benar, benturan itu langsung kena ke barangnya. Ini sebab utama kenapa keramik atau kaca bisa pecah. Makanya bungkus bundle itu harus fokus biar tidak ada benturan dan posisi barang tidak berubah.

Bungkus Dulu Satu-Satu

Kesalahan yang sering orang buat adalah langsung gabung barang tanpa dibungkus satu-satu dulu. Padahal setiap barang wajib punya pelindung sendiri.

Kamu bisa pakai bahan ini:

  • Bubble wrap minimal 2 sampai 3 lapis.
  • Kertas tebal.
  • Foam sheet.
  • Pastikan tidak ada bagian yang terbuka. Tutup rapat pake selotip biar lapisannya tidak lepas.
  • Pakai Sekat Biar Tidak Nempel

Habis setiap barang dibungkus, jangan langsung disatukan begitu saja. Kamu harus pake pemisah atau sekat biar barang tidak bersentuhan langsung. Pemisah yang bagus itu bisa pake

  • Kardus gelombang.
  • Busa potong.
  • Kertas honeycomb.

Pemisah ini gunanya buat nahan benturan. Cara ini sudah sering dipakai dan terbukti efektif.

Susun Posisi Barang yang Rapi

Cara kamu susun barang juga pengaruh besar. Jangan asal tumpuk saja. Sebaiknya barang disusun tegak atau sejajar. Beratnya juga harus rata. Jangan sampai ada ruang kosong yang kebanyakan.Ruang kosong di dalam kemasan itu bahaya karena bikin barang bisa gerak pas paket terguncang. Kalau masih ada celah, kamu isi saja pake kertas atau foam.

Kunci Bundle Pake Stretch Film

Ini bagian penting yang kadang orang lupa. Setelah barang disusun dan dikasih sekat, bundle itu harus dikunci biar tidak geser-geser. Stretch film adalah cara paling praktis.

Stretch film punya keunggulan buat tahan pergerakan barang dan lindungi dari debu. Kamu pakai stretch film dengan tarikan yang stabil, jangan terlalu kencang tapi cukup buat ikat semua bundle jadi satu.

Tambah Strapping Band Biar Lebih Aman

Kalau pengiriman jarak jauh atau barangnya berat, stretch film harus ditambah sama strapping band. Strapping band ini bantu jaga bentuk bundle biar tidak berubah waktu diangkat-angkat.

Kombinasi stretch film sama strapping band ini sudah terbukti bisa kurangi kerusakan barang pecah belah.

Baca juga Cara Packing Paket Online Shop Agar Tahan Banting dan Air

Pilih Bahan yang Tepat

Kualitas bahan itu menentukan hasil akhirnya. Kalau bubble wrap tipis atau stretch film jelek malah bisa bikin masalah. Kamu harus sesuaikan bahan sama jenis barang dan beratnya.

Makanya banyak perusahaan pilih tanya langsung sama ahli packing biar hasilnya bagus dan hemat biaya.

Bungkus barang pecah belah gabungan biar tidak beradu itu perlu strategi yang pas. Mulai dari bungkus sendiri-sendiri, pake sekat, susun rapi, sampai kunci pake stretch film dan strapping band.

Kalau kamu mau hasil packing yang lebih profesional dan aman sesuai standar, Tondira siap bantu kamu. Tondira adalah perusahaan lokal (PMDN) yang punya pengalaman di strapping band dan stretch film. Tondira juga sedia layanan konsultasi cara packing, servis mesin, sampai layanan purna jual yang ada di banyak kota besar.

Segera hubungi Tondira sekarang dan cari solusi packing terbaik biar barang pecah belah kamu tetap aman sampai tujuan dan tidak rusak di jalan.