Checklist Penting Sebelum Kamu Kirim Barang Pakai Sistem Palletizing

Strapping band – Mengirim barang dalam jumlah banyak memang tidak bisa sembarangan. Kalau kamu tidak pakai sistem yang rapi, barang bisa berantakan dan rusak pas di jalan. Sekarang ini, sistem palletizing sudah jadi cara yang paling sering dipakai karena bikin barang jadi stabil dan gampang dipindahkan pakai forklift. Tapi, sebelum barang itu benar-benar masuk ke truk, ada beberapa checklist yang wajib kamu perhatikan supaya pengiriman lancar dan tidak ada masalah.

Di bawah ini kita akan bahas apa saja yang harus disiapkan, mulai dari cek kondisi palet sampai cara bungkus yang benar.

1. Cek Dulu Kondisi Paletnya

Langkah paling pertama adalah melihat kondisi palet itu sendiri. Kamu jangan anggap remeh hal ini, karena palet itu alas utama barang kamu. Kalau paletnya sudah retak, patah, atau permukaannya tidak rata, barang di atasnya bisa miring atau jatuh waktu diangkat.

Coba kamu perhatikan, apakah ada paku yang keluar atau papan yang sudah mau lepas. Kalau kamu mau kirim barang ke luar negeri (ekspor), kamu harus pastikan palet kayu itu sudah standar ISPM 15 atau sudah difumigasi. Kalau tidak, nanti barang kamu bisa ditahan di bea cukai dan itu bikin repot.

2. Susun Barang Supaya Stabil

Cara kamu menyusun kotak atau barang di atas palet itu sangat penting. Jangan cuma asal tumpuk lurus ke atas saja, karena itu gampang goyang. Lebih baik kamu pakai metode interlock atau susun silang supaya setiap lapisan saling mengunci.

Selain itu, berat barang harus kamu bagi rata. Jangan sampai sebelah kiri lebih berat daripada sebelah kanan karena nanti paletnya miring pas diangkat. Intinya, susunan harus seimbang dan jangan sampai ada barang yang keluar dari pinggiran palet.

3. Jangan Melebihi Batas Berat dan Tinggi

Setiap palet itu ada batas kekuatannya. Kamu harus tahu berapa beban maksimal yang bisa ditahan. Kalau tumpukan barang kamu terlalu tinggi, nanti titik keseimbangannya hilang dan gampang roboh kalau truk lewat jalan yang rusak.

Cek lagi spesifikasi palet kamu. Jangan dipaksakan muat banyak cuma karena mau hemat jumlah palet. Risiko barang rusak itu biayanya jauh lebih mahal daripada kamu menambah satu atau dua palet lagi.

4. Pakai Pelindung Sudut dan Alas

Sering kali kardus barang jadi penyok karena tertekan tali pengikat atau plastik pembungkus. Untuk menghindari itu, kamu perlu pakai corner protector atau pelindung sudut di setiap pojokan tumpukan barang.

Kamu juga bisa tambahkan alas tambahan supaya barang tidak gampang geser-geser. Hal-hal kecil begini sering dilupakan, padahal ini yang menentukan apakah barang kamu sampai ke tangan pelanggan dengan kondisi bagus atau malah bikin pelanggan komplain.

5. Ikat dengan Strapping dan Plastik Wrap

Kalau barang sudah tersusun rapi, sekarang saatnya kamu mengamankannya. Kamu butuh strapping band (tali pengikat) dan stretch film (plastik wrap). Tali pengikat gunanya supaya barang menyatu kuat dengan palet, sedangkan plastik wrap itu menjaga supaya tidak goyang dan melindungi dari debu atau air hujan.

Pastikan tarikan talinya pas, jangan terlalu kencang sampai merusak dus, tapi jangan longgar juga. Kalau pengirimannya jauh, sebaiknya plastik pembungkusnya dibuat agak tebal beberapa lapis supaya lebih kuat menahan getaran di jalan.

6. Kasih Label yang Jelas

Checklist selanjutnya adalah soal identitas barang. Kamu harus tempelkan label alamat tujuan, tanda barang pecah belah, atau tanda posisi barang dengan jelas. Letakkan di sisi yang gampang dilihat oleh orang gudang.

Kalau barang kamu tidak boleh terbalik, jangan lupa kasih tanda panah ke atas. Jangan berharap orang lain akan tahu cara bawa barang kamu kalau kamu tidak kasih petunjuk yang jelas di paletnya.

Baca juga Cara Supaya Barang Tidak Goyang dan Tetap Aman Saat Diangkut Forklift

7. Cek Terakhir Sebelum Masuk Truk

Sebelum palet itu dinaikkan ke atas truk, kamu harus lakukan pengecekan terakhir. Coba kamu goyangkan sedikit, kalau masih ada yang terasa goyang, berarti ikatannya kurang kuat. Periksa lagi apakah label sudah benar dan plastik pembungkus tidak ada yang robek.

Pengecekan ini cuma butuh waktu sebentar, tapi bisa mencegah kerugian besar. Lebih baik teliti di awal daripada barang rusak pas sudah sampai di tujuan.

Gunakan Material Packing yang Berkualitas

Sistem palletizing yang kamu buat tidak akan kuat kalau bahan packing yang kamu pakai kualitasnya jelek. Kamu butuh strapping band yang kuat dan plastik wrap yang tidak gampang sobek supaya distribusi barang jadi aman.

Kalau kamu bingung cari tempat beli alat-alat packing, Tondira bisa jadi pilihan karena mereka sudah berpengalaman di bidang ini. Tondira adalah perusahaan lokal yang punya cabang di banyak kota seperti Jakarta, Surabaya, Malang, dan Bandung. Mereka tidak cuma jual barang, tapi juga bisa bantu konsultasi soal cara packing yang benar dan servis mesin packing kalau ada kerusakan.

Pastikan semua checklist di atas sudah kamu lakukan supaya bisnis kamu makin dipercaya pelanggan karena barang selalu sampai dengan selamat.