Strapping band – Aktivitas gudang atau bagian distribusi, kejadian gulungan stretch film jatuh itu adalah hal yang cukup sering terjadi. Apalagi kalau cara penyimpanan kurang rapi atau posisi tumpukan barang tidak stabil. Walaupun masalah ini terlihat sepele, tapi kerusakan kecil pada stretch film bisa berdampak buruk ke proses wrapping pallet dan membuat hasil packing jadi kurang maksimal.
Stretch film sendiri punya fungsi untuk mengikat dan melindungi barang di atas pallet supaya tetap stabil saat pengiriman dilakukan. Kalau bagian tepi gulungan menjadi penyok, sobek, atau retak, proses penarikan film bisa jadi seret bahkan sering putus di tengah jalan. Daripada anda langsung membuangnya, sebenarnya ada beberapa cara memperbaiki kerusakan kecil pada gulungan stretch film yang jatuh supaya masih bisa kamu pakai dengan aman.
1. Cek Tingkat Kerusakan Terlebih Dahulu
Langkah pertama yang harus dilakukan tentu jangan panik. Ambil gulungan stretch film yang jatuh tadi, lalu periksa secara menyeluruh ke semua bagian. Biasanya kerusakan ringan hanya terjadi di bagian tepi roll yang penyok atau ada beberapa lapisan luar yang sobek saja.
Kalau kerusakan hanya terjadi pada 2 sampai 5 lapisan terluar, itu biasanya masih tergolong aman untuk dipakai. Tapi kalau bagian inti karton atau core sampai retak atau bentuk gulungan sudah tidak presisi lagi, sebaiknya anda pertimbangkan untuk tidak menggunakannya pada mesin wrapping otomatis. Hal ini karena bisa mengganggu performa kerja mesin tersebut. Pengecekan awal ini penting supaya anda bisa menentukan apakah gulungan masih layak pakai secara manual atau perlu dipotong sebagian.
2. Potong Bagian yang Rusak
Kalau kerusakan memang hanya ada di bagian luar, anda bisa langsung memotong lapisan stretch film yang sobek atau kusut tersebut. Gunakan cutter yang tajam supaya hasil potongan bisa rapi dan sobekan tidak merambat ke lapisan bagian dalam.
Potonglah secara melingkar mengikuti bentuk roll yang ada. Jangan asal anda tarik karena bisa membuat lapisan berikutnya ikut menjadi sobek. Setelah bagian yang rusak tadi terlepas, tarik sedikit filmnya untuk memastikan plastik kembali halus dan bisa ditarik dengan normal lagi. Cara ini paling sederhana dan sering sekali dipakai oleh orang gudang. Biasanya setelah 2 meter atau 3 meter pertama dibuang, stretch film sudah bisa digunakan seperti biasa lagi.
3. Rapikan Bagian Tepi yang Penyok
Kalau masalahnya ada di bagian tepi gulungan yang penyok karena benturan saat jatuh, anda bisa coba merapikannya secara perlahan. Tekan bagian yang menonjol atau bagian yang tidak rata dengan tangan. Tapi pastikan anda memakai sarung tangan agar tangan tetap aman dari gesekan.
Tujuannya adalah supaya gulungan kembali simetris dan tidak goyang saat anda pasang di dispenser atau mesin wrapping. Kalau bagian yang tidak rata ini dibiarkan, film bisa tertarik miring dan menyebabkan hasil wrapping pallet tidak presisi. Untuk penggunaan pada mesin semi otomatis atau otomatis, pastikan core karton tetap bulat sempurna. Kalau core sudah retak, sebaiknya jangan dipaksakan karena bisa merusak bagian shaft mesin anda.
4. Gunakan Manual Dispenser Jika Perlu
Kalau gulungan plastik mengalami sedikit perubahan bentuk dan kurang cocok jika dipasang pada mesin, anda masih bisa menggunakannya dengan manual hand wrapper. Penggunaan secara manual ini jauh lebih fleksibel dan tidak terlalu bergantung pada presisi bentuk roll plastik tersebut.
Ini adalah solusi praktis supaya stretch film tidak terbuang sia-sia begitu saja. Selama tingkat elastisitas dan daya rekat film masih bagus, fungsinya tetap optimal untuk mengikat barang di atas pallet. Namun anda tetap harus perhatikan faktor keamanan. Jangan gunakan film yang sudah sobek memanjang karena bisa gagal menahan beban saat proses pengiriman barang nanti.
5. Simpan dengan Cara yang Benar Agar Tidak Terulang
Banyak kasus stretch film jatuh itu disebabkan karena penyimpanan yang kurang tepat. Idealnya, gulungan plastik ini disimpan dalam posisi berdiri di atas permukaan yang rata dan tidak ditumpuk secara sembarangan.
Hindari menyimpan di area yang terlalu tinggi tanpa ada pengaman yang jelas. Selain berisiko jatuh, kondisi suhu dan kelembapan ruangan yang tidak stabil juga bisa mempengaruhi kualitas plastik film tersebut. Dengan cara penyimpanan yang benar, anda bisa meminimalkan risiko kerusakan dan memperpanjang umur pakai dari stretch film yang anda miliki.
Kapan Stretch Film Tidak Layak Dipakai?
Ada beberapa kondisi di mana stretch film sebaiknya tidak anda gunakan lagi. Misalnya, ketika elastisitas plastik sudah berkurang banyak, terdapat banyak sobekan di beberapa titik, atau core bagian dalamnya sudah rusak parah.
Stretch film yang kualitasnya sudah menurun bisa menyebabkan barang di atas pallet menjadi tidak stabil. Saat proses pengiriman, getaran dan guncangan bisa membuat muatan barang bergeser atau bahkan roboh. Daripada anda mengambil risiko kerugian yang lebih besar, lebih baik gunakan stretch film baru yang kualitasnya sudah terjamin.
Baca juga Cara Mengatasi dan Mencegah Kerusakan Barang Karena Tali Strapping Terlalu Kencang
Pentingnya Menggunakan Bahan Packing Berkualitas
Kerusakan kecil pada gulungan memang bisa diperbaiki sendiri. Tapi untuk jangka panjang, yang paling penting adalah anda menggunakan bahan packing yang berkualitas sejak awal. Stretch film yang bagus biasanya punya ketebalan yang konsisten, daya elastis yang tinggi, dan tidak mudah sobek.
Selain itu, kombinasi penggunaan dengan Strapping Band dan plastic wrap pallet yang tepat akan membuat sistem pengemasan anda jadi lebih kuat dan terlihat profesional. Kalau anda ingin hasil packing lebih aman, efisien, dan minim risiko kerusakan saat distribusi, pastikan memilih produk dari tempat yang terpercaya.
Untuk kebutuhan Strapping Band, plastic wrap pallet, hingga stretch film berkualitas, anda bisa mempercayakannya pada Tondira. Sebagai perusahaan lokal (PMDN) yang fokus di solusi pengemasan, Tondira tidak hanya menyediakan produk saja, tapi juga memberikan layanan konsultasi, pemeliharaan mesin, dan layanan purna jual yang baik. Jadi Tondira tidak cuma jual barang, tapi juga membantu memastikan sistem packing anda berjalan dengan optimal.
Dengan bahan packing yang tepat dan penanganan yang benar, risiko kerusakan barang bisa ditekan semaksimal mungkin. Jadi, jangan anda anggap sepele kualitas stretch film dan perlengkapan packing lainnya.
