Ciri-Ciri Stretch Film yang Sudah Kadaluarsa atau Rusak Kualitasnya

Strapping band – Di pekerjaan logistik atau bagian distribusi, peran stretch film itu sebenarnya sangat penting sekali. Kamu mungkin melihatnya cuma plastik biasa untuk membungkus barang di pallet, tapi fungsinya lebih dari itu. Dia menjaga supaya barang tidak goyang, tetap aman, dan bersih pas dikirim atau disimpan di gudang. Sayangnya, banyak orang yang tidak tahu kalau stretch film itu bisa basi atau rusak kualitasnya kalau kelamaan disimpan.

Kalau Anda pakai stretch film yang sudah kadaluarsa, risikonya besar buat bisnis. Barang bisa geser pas di truk, bungkusnya sobek, atau produk jadi kotor karena kena air dan debu. Biar tidak salah pakai, ini ada beberapa ciri-ciri kalau stretch film Anda sudah tidak layak dipakai lagi.

1. Elastisitasnya Sudah Berkurang Banyak

Ciri yang paling gampang kelihatan itu dari tarikannya. Stretch film yang masih baru biasanya sangat lentur dan tidak gampang putus pas ditarik. Dia punya daya elastis yang bagus jadi bisa balik lagi sedikit ke bentuk awal.

Tapi kalau sudah rusak, plastik ini rasanya kaku sekali. Pas ditarik sedikit saja langsung sobek atau putus. Kalau Anda paksakan buat bungkus pallet, hasilnya tidak akan rapat. Ini bahaya karena tidak kuat menahan beban barang yang berat atau tumpukan yang tinggi.

2. Gampang Sekali Sobek Pas Dipakai

Stretch film yang kualitasnya masih oke itu punya ketahanan yang kuat. Mau ditarik pakai tangan atau pakai mesin, dia tidak gampang bolong. Kalau Anda baru tarik sedikit tapi plastiknya sudah sobek-sobek kecil, itu tandanya sudah tidak bagus.

Biasanya ini terjadi karena tempat simpannya salah. Misalnya ditaruh di tempat yang panas sekali atau kena matahari langsung. Udara yang lembap juga bisa bikin plastik jadi rapuh. Struktur plastiknya sudah rusak jadi tidak kuat menahan tekanan lagi.

3. Warnanya Kusam dan Tidak Bening Lagi

Biasanya stretch film yang baru itu warnanya jernih dan kelihatan mengkilap. Jadi kalau Anda tempel label di dalam plastik, orang masih bisa baca dengan jelas. Kalau Anda lihat plastiknya sudah mulai warna kuning atau kelihatan butek, itu tandanya sudah ada proses oksidasi.

Perubahan warna ini menunjukkan kalau kekuatan plastiknya sudah turun. Selain tampilannya jadi jelek, fungsinya buat melindungi barang juga sudah tidak maksimal lagi.

4. Daya Lengketnya Sudah Hilang

Kelebihan stretch film itu kan bisa menempel sendiri antar lapisannya tanpa perlu lem. Inilah yang bikin pallet jadi stabil dan tidak goyang. Tapi kalau sudah kadaluarsa, daya rekat atau cling ini bakal hilang.

Anda bisa rasakan sendiri, plastiknya tidak mau “ngunci” pas dililit. Baru sebentar dililit, eh sudah longgar lagi. Kalau dipakai buat kirim barang jauh, ini sangat berisiko bikin barang jadi roboh di jalan.

5. Ada Bintik atau Cacat di Gulungannya

Coba Anda cek dulu fisik roll stretch film sebelum mulai kerja. Kalau ada bintik hitam, ada gelembung udara, atau permukaannya tidak rata, itu tandanya kualitasnya sudah terganggu. Ini bisa jadi karena barangnya sudah kelamaan di gudang atau produksinya memang kurang bagus.

Cacat yang kecil ini bisa jadi penyebab plastik sobek pas ditarik kencang. Buat industri besar, masalah kecil begini bisa bikin kerjaan jadi lambat dan pengemasan jadi tidak aman.

6. Keluar Bau yang Tidak Enak

Mungkin tidak banyak yang sadar, tapi stretch film yang sudah lama sekali disimpan bisa mengeluarkan bau yang aneh. Kalau baunya menyengat atau beda dari biasanya, itu tandanya ada perubahan kimia di plastiknya.

Biasanya karena suhu ruangan yang terlalu ekstrem. Kalau sudah bau begini, sebaiknya jangan dipakai, apalagi kalau Anda membungkus produk makanan atau obat-obatan karena takut mengkontaminasi produknya.

Kenapa Kualitas Stretch Film Itu Penting?

Kalau Anda pakai plastik yang kualitasnya rendah atau kadaluarsa, yang rugi ya operasional bisnis Anda sendiri. Barang rusak di jalan, pelanggan komplain, dan nama baik perusahaan jadi taruhannya. Padahal kalau dipikir-pikir, harga plastik itu tidak seberapa dibanding kerugian kalau barang hancur.

Pakai plastik yang bagus juga lebih hemat. Karena plastiknya elastis, Anda bisa tarik sampai maksimal tanpa takut putus. Jadi pemakaian plastiknya jadi lebih sedikit tapi tetap kuat.

Cara Simpan yang Benar Supaya Awet

Supaya tidak cepat rusak, simpanlah stretch film di tempat yang sejuk dan kering. Jangan biarkan kena sinar matahari langsung atau ditaruh di tempat panas. Pastikan ruangannya tidak lembap.

Simpan roll plastik dalam posisi berdiri dan jangan ditumpuk beban berat di atasnya. Kalau simpannya benar, kualitasnya pasti tetap terjaga sampai waktu yang lama.

Baca juga Perbandingan Bubble Wrap vs Honeycomb Paper, Mana yang Lebih Protektif?

Gunakan Stretch Film yang Terjamin

Keamanan barang Anda itu sangat bergantung pada bahan packing yang dipakai. Jangan sampai mau hemat sedikit tapi malah rugi banyak. Pastikan Anda selalu pakai stretch film yang kondisinya prima dari penjual yang memang ahli di bidangnya.

Kalau Anda butuh stretch film, strapping band, atau mesin packing, Anda bisa mempercayakannya ke Tondira. Sebagai perusahaan lokal yang sudah berpengalaman dan punya cabang di banyak kota besar, Tondira bisa bantu memberikan layanan dari konsultasi sampai perawatan mesin. Dengan pakai bahan yang berkualitas, Anda sudah menjaga keamanan barang dan juga kepercayaan pelanggan Anda. Jadi, pastikan urusan packing Anda ditangani oleh yang profesional seperti Tondira.