Perbedaan Cling Wrap (Makanan) dan Stretch Film (Industri)

Strapping band – Di pengemasan barang atau packaging, plastik pembungkus itu punya peran yang sangat penting sekali. Baik itu untuk dipakai di rumah tangga atau buat kebutuhan pabrik dan industri, pemakaian plastik yang benar itu bakal ngaruh langsung ke kualitas produk dan keamanannya. Ada dua jenis plastik yang paling sering kita lihat yaitu cling wrap dan stretch film. Kalau dilihat sekilas saja memang dua-duanya mirip karena sama-sama bening transparan dan bisa ditarik atau elastis. Tapi sebenarnya dua barang ini punya fungsi dan karakteristik yang beda jauh.

Seringkali orang masih bingung. Cling wrap itu biasanya dipakai di kehidupan sehari-hari khususnya buat bungkus makanan. Sedangkan stretch film itu lebih banyak dipakai di dunia industri buat bungkus barang yang jumlahnya banyak dan besar. Kita harus paham bedanya biar tidak salah beli, apalagi buat anda yang punya usaha biar tidak rugi biaya operasional.

Apa Itu Cling Wrap dan Stretch Film?

Cling wrap itu adalah plastik tipis yang biasa kita pakai buat membungkus makanan, bisa makanan matang atau bahan mentah. Plastik ini punya daya lekat sendiri jadi dia bisa menempel di piring atau wadah makanan tanpa perlu lem. Cling wrap ini sering ada di dapur rumah, restoran, katering, atau supermarket biar makanan tetap segar.

Kalau stretch film itu beda lagi, dia adalah plastik pembungkus yang dibuat khusus buat kebutuhan industri. Tugas utamanya adalah membungkus dan menahan barang biar barang itu stabil pas disimpan atau dikirim. Stretch film biasanya dipakai buat melilit tumpukan kardus di atas palet biar tidak geser-geser pas dibawa truk. Dia memang elastis banget, tapi daya lekatnya itu fokus ke kekuatan tarikan, bukan buat menempel seperti cling wrap.

Beda Bahan dan Ketebalannya

Perbedaan yang paling dasar itu ada di bahannya. Cling wrap umumnya dibuat dari bahan PVC atau PE dan tebalnya itu tipis. Kenapa tipis, karena biar gampang dibentuk mengikuti bentuk makanan dan praktis dipakai.

Sedangkan stretch film dibuat dari bahan polyethylene dengan rumus khusus yang bikin dia elastis sekali dan kuat. Ketebalan stretch film biasanya lebih tebal daripada cling wrap karena dia harus kuat menahan beban berat dan tekanan pas pengangkutan. Makanya stretch film tidak cocok buat makanan, dan cling wrap tidak akan kuat kalau dipakai buat bungkus barang industri yang berat.

Fungsi dan Kegunaannya

Dari segi fungsi, cling wrap itu fokusnya buat perlindungan makanan. Plastik ini bantu cegah makanan kena udara, debu, atau kotoran dari luar. Kalau dipakai dengan benar, cling wrap bisa bikin makanan segar lebih lama mau itu ditaruh di meja atau di dalam kulkas.

Stretch film punya fungsi utama sebagai pengaman barang. Di pabrik atau gudang, stretch film dipakai buat bungkus produk di palet biar tidak jatuh atau goyang. Selain itu stretch film juga bantu lindungi barang dari debu dan air sedikit-sedikit pas pengiriman jauh.

Daya Rekatnya Beda

Cling wrap punya daya rekat alami yang bikin dia gampang nempel di kaca, plastik, atau logam. Karena bisa nempel sendiri inilah cling wrap jadi praktis. Dia elastis tapi tidak didesain buat nahan tekanan yang besar.

Stretch film tidak mengandalkan daya rekat kayak cling wrap. Kekuatannya itu datang dari kemampuan dia meregang dan balik lagi ke bentuk asal dengan kuat. Pas dililitkan ke barang, stretch film bakal bikin tekanan yang menjaga barang tetap rapat. Itulah kenapa dia efektif buat industri.

Masalah Keamanan

Cling wrap yang buat makanan biasanya sudah standar food grade. Maksudnya bahannya aman kalau kena makanan langsung dan tidak ada zat bahaya kalau dipakai sesuai aturan. Tapi anda tetap harus baca petunjuknya, apalagi kalau mau bungkus makanan panas.

Stretch film itu tidak dirancang buat kena makanan langsung. Fokusnya cuma kekuatan, bukan keamanan buat dimakan. Jadi pakai stretch film harus sesuai fungsinya yaitu buat bungkus luar barang industri saja.

Baca juga Pre-Stretched Film, Solusi Packing Hemat Tenaga dan Biaya

Biaya dan Penggunaannya

Soal biaya, cling wrap memang lebih ekonomis buat pemakaian kecil. Pakainya gampang tidak butuh alat. Kalau stretch film mungkin terlihat mahal, tapi sebenarnya bikin hemat di industri karena bisa lindungi barang banyak sekaligus dan kurangi risiko barang rusak.

Di industri zaman sekarang, pilih stretch film yang benar bisa bikin kerjaan cepat dan efisien. Di sinilah peran penjual solusi pengemasan jadi penting.

Jadi, cling wrap dan stretch film itu memang sama-sama plastik, tapi fungsinya beda banget. Cling wrap buat makanan, stretch film buat industri yang butuh kekuatan. Memahami ini bisa bantu anda pilih produk yang pas.

Nah, bagi anda yang bergerak di sektor industri dan lagi butuh solusi pengemasan yang pas, efisien, dan bagus, Tondira hadir sebagai mitra terpercaya anda. Tondira punya pengalaman, layanan konsultasi, perbaikan mesin, dan layanan purna jual yang lengkap. Tondira siap bantu tingkatkan kualitas pengemasan bisnis anda. Silakan hubungi Tondira sekarang buat cari solusi terbaik buat industri anda.