Strapping band – Di dalam dunia industri dan juga logistik, barang bernama stretch film ini sudah jadi salah satu bahan buat bungkus yang paling sering dipakai orang. Fungsinya bukan cuma buat membungkus barang saja, tapi juga buat menjaga kestabilan dan keamanan waktu barang disimpan atau dikirim. Tapi sayangnya, masih banyak orang usaha yang belum benar-benar paham kalau ukuran lebar dari stretch film itu punya peran penting biar pengemasan jadi efektif. Kalau kamu bisa memilih ukuran yang tepat, itu bisa berdampak langsung ke biaya, waktu kerja karyawan, dan keamanan produk kamu.
Stretch film itu sendiri adalah plastik yang bisa melar atau elastis yang biasa dipakai buat bungkus pallet, kardus, atau produk industri lain. Di pasaran sana, stretch film ada dalam berbagai ukuran lebar yang disesuaikan sama kebutuhan pakainya. Tiap ukuran itu punya fungsi dan kelebihan sendiri-sendiri, tergantung jenis barangnya apa dan cara bungkusnya bagaimana.
Kenapa Ukuran Lebar Stretch Film Itu Penting?
Ukuran lebar stretch film itu menentukan seberapa cepat dan rapi proses wrapping dilakukan oleh pekerja. Kalau ukurannya terlalu kecil, nanti proses bungkusnya bisa memakan waktu jadi lebih lama dan butuh lapisan yang lebih banyak. Sebaliknya, kalau ukurannya terlalu lebar buat barang yang kecil, hasil bungkusnya bisa jadi kurang bagus dan malah boros bahannya.
Selain itu, pemilihan ukuran yang pas juga berpengaruh ke efisiensi biaya kamu. Stretch film yang sesuai sama kebutuhan bakal mengurangi pemakaian yang berlebihan, mengurangi sampah plastik, dan bikin kerjaan jadi lebih produktif. Makanya, penting buat kamu mengenal standar ukuran lebar stretch film yang umum ada di pasaran.
Ukuran Lebar Stretch Film Standar yang Biasa Dipakai
Di bawah ini adalah beberapa ukuran lebar stretch film yang paling sering dipakai di banyak tempat industri
1. Stretch Film Lebar 25 cm
Ukuran yang ini biasanya dipakai buat hand wrap atau bungkus pakai tangan pada barang yang ukurannya kecil sampai sedang. Ini cocok buat membungkus karton satuan, produk jualan retail, atau barang yang dimensinya terbatas. Stretch film lebar 25 cm juga sering sekali dipakai di gudang yang kecil atau toko yang tidak butuh bungkus pallet yang besar.
Kelebihan dari ukuran ini adalah dia lebih fleksibel dan gampang dikontrol waktu diaplikasikan secara manual oleh tangan. Pengguna bisa membungkus bagian tertentu tanpa kebanyakan plastik, jadinya hasilnya lebih rapi dan efisien.
2. Stretch Film Lebar 50 cm
Ini adalah ukuran yang paling populer dan paling standar di pasaran sekarang. Stretch film lebar 50 cm banyak dipakai buat wrapping pallet, baik itu cara manual atau pakai mesin yang semi otomatis. Ukuran ini dibilang ideal karena dia mampu menutup permukaan pallet dengan cepat dan rata.
Buat kebutuhan logistik, pabrik, sampai distribusi barang, ukuran 50 cm sering jadi pilihan utama karena dia seimbang antara kecepatan kerjanya dan hemat materialnya. Tidak heran kalau ukuran ini paling gampang ditemukan dan ada dalam berbagai macam ketebalan.
3. Stretch Film Lebar 75 cm
Stretch film dengan lebar 75 cm ini umumnya dipakai buat mesin wrapping otomatis dan pallet yang ukurannya besar. Dengan lebar yang lebih luas, proses pembungkusan bisa dilakukan jadi lebih cepat dan mengurangi jumlah putaran mesinnya.
Ukuran yang ini sangat cocok buat industri yang volume pengirimannya tinggi dan butuh hasil bungkus yang konsisten presisi. Walaupun harganya mungkin lebih tinggi, penggunaan stretch film lebar 75 cm bisa menekan biaya operasional kalau dilihat jangka panjangnya.
Baca juga Perbedaan Cling Wrap (Makanan) dan Stretch Film (Industri)
Menyesuaikan Lebar Stretch Film dengan Kebutuhan Industri Kamu
Sebenarnya tidak ada ukuran stretch film yang paling benar buat semua kondisi. Pemilihannya harus disesuaikan sama jenis barang, cara pakainya (manual atau mesin), dan kapasitas produksi kamu. Buat usaha yang skalanya kecil, stretch film lebar 25 cm atau 50 cm biasanya sudah cukup. Sementara buat industri besar dengan sistem otomatis, ukuran 50 cm sampai 75 cm lebih disarankan.
Selain masalah lebar, faktor lain kayak ketebalan, daya tarik atau kelenturan, dan kualitas bahan juga perlu kamu perhatikan. Stretch film kualitas baik bakal memberikan perlindungan maksimal tanpa perlu banyak lapisan, jadinya lebih hemat dan efisien.
Jadi, memahami berbagai ukuran lebar stretch film standar di pasaran adalah langkah yang penting buat meningkatkan efisiensi pengemasan di tempat kamu. Dengan memilih ukuran yang tepat, proses wrapping jadi lebih cepat, hasilnya lebih rapi, dan biaya operasional bisa ditekan. Baik buat kebutuhan gudang kecil ataupun industri besar, stretch film yang sesuai bakal memberikan nilai tambah yang nyata dalam kegiatan logistik dan distribusi.
Kalau kamu masih ragu buat menentukan ukuran stretch film yang mana yang paling sesuai buat kebutuhan bisnis kamu, jangan khawatir. Tondira siap membantu kamu sebagai mitra terpercaya di industri pengemasan ini. Dengan adanya layanan konsultasi, pemeliharaan mesin, sampai layanan purna jual, Tondira hadir buat memastikan solusi pengemasan yang efisien, tepat guna, dan berkelanjutan. Yuk, hubungi Tondira sekarang juga dan temukan solusi terbaik buat kebutuhan pengemasan industri kamu!
