Strapping band – Menjalankan sebuah bisnis, apalagi kalau kamu jualan barang fisik yang harus dikirim ke pelanggan, masalah biaya packing ini sering sekali dianggap remeh. Banyak orang berpikir yang penting barang dibungkus saja sudah cukup. Padahal kalau kita tidak hitung dengan teliti, biaya packing ini pelan-pelan bisa memakan keuntungan kamu. Atau sebaliknya, kalau biaya packing terlalu mahal, nanti harga jual produk kamu jadi tidak masuk akal di mata pembeli. Packing itu sebenarnya bukan cuma buat bungkus barang, tapi juga buat jaga kualitas barang dan nama baik toko anda.
Menentukan biaya packing yang pas itu memang butuh keseimbangan. Kamu harus pintar-pintar membagi antara biaya yang hemat tapi barang tetap aman. Kalau terlalu murah dan barang rusak, kamu rugi. Kalau terlalu mahal, pelanggan kabur. Supaya tidak bingung, mari kita pelajari panduannya di bawah ini.
1. Kenali Dulu Produk yang Kamu Jual
Hal pertama yang harus anda lakukan adalah paham betul karakter barangnya. Apakah barangnya enteng atau berat? Gampang pecah atau kuat? Bentuknya kotak rapi atau aneh-aneh? Semua ini bakal menentukan jenis packing yang dipakai. Kalau anda jualan kaca atau barang elektronik, pasti butuh tambahan seperti bubble wrap atau foam. Tapi kalau cuma jualan bahan bangunan yang kuat, packing-nya bisa lebih simpel. Intinya, makin repot penjagaannya, pasti biayanya makin naik.
2. Hitung Semua Biaya Packing Sampai Detail
Banyak pemilik bisnis cuma hitung harga kardus atau plastik saja. Padahal komponen biaya packing itu banyak. Ada bahan seperti lakban, kardus, plastik wrap, sampai strapping band. Belum lagi anda harus hitung gaji orang yang membungkus barangnya dan biaya penyusutan mesin kalau anda pakai alat. Dengan cara memisahkan biaya ini satu-satu, anda jadi tahu mana yang paling boros dan mana yang bisa dihemat. Jadi hitungannya tidak cuma kira-kira saja.
3. Sesuaikan dengan Harga Jual Barang
Biaya packing harus masuk akal kalau dibanding dengan harga barangnya. Biasanya biaya ini sekitar 2% sampai 10% dari harga jual. Kalau anda jual barang premium atau mahal, wajar kalau packing-nya mewah dan kuat karena pembeli pasti berharap lebih. Tapi kalau barangnya untuk pasar umum yang saingannya banyak, anda harus sangat efisien. Jangan sampai gara-gara packing terlalu bagus, harga barang anda jadi paling mahal di pasar.
4. Gunakan Cara Packing yang Efisien
Memang kalau membungkus pakai tangan atau manual kelihatannya murah di awal. Tapi kalau pesanan anda sudah banyak sekali, cara manual ini justru bikin boros waktu dan tenaga kerja. Di titik ini, anda mungkin butuh mesin packing seperti alat strapping otomatis atau mesin stretch film. Dengan mesin, hasil packing jadi lebih rapi dan kuat. Risiko barang rusak juga jadi berkurang dan anda terlihat lebih profesional di depan pelanggan.
Baca juga Cara Mengatasi Masalah Barang Berat yang Sering Roboh di Atas Pallet
5. Ingat Risiko Barang Rusak dan Retur
Kadang kita mau hemat sekali dengan menekan biaya packing serendah mungkin. Tapi efeknya barang sering rusak pas sampai di tangan pembeli. Akhirnya anda harus ganti barang baru dan bayar ongkos kirim balik (retur). Belum lagi kalau pelanggan marah dan tidak mau beli lagi di toko anda. Jadi, lebih baik keluar uang sedikit lebih banyak buat packing yang aman daripada harus rugi besar karena barang rusak terus.
6. Bertanya pada Ahlinya
Kalau anda merasa pusing menentukan sistem packing yang benar, anda bisa coba tanya atau konsultasi ke penyedia solusi packing. Mereka biasanya lebih paham bahan apa yang cocok buat produk anda. Di sini peran perusahaan seperti Tondiraya sangat penting. Mereka adalah perusahaan lokal yang paham soal strapping band, plastic wrap, sampai mesin packing otomatis. Mereka bisa bantu kasih solusi yang pas buat kebutuhan industri anda.
7. Pakai Bahan yang Berkualitas
Ujung-ujungnya, packing itu buat memastikan barang sampai dengan selamat. Pakai bahan yang bagus supaya barang tidak goyang atau pecah di jalan. Kalau barang sampai dengan kondisi bagus, pelanggan pasti senang dan bakal jadi langganan tetap. Memilih partner yang tepat seperti Tondiraya bisa membantu bisnis anda karena mereka punya layanan servis mesin dan suku cadang juga. Jadi anda tidak perlu khawatir kalau ada kendala di kemudian hari.
