Perbandingan Bubble Wrap vs Honeycomb Paper, Mana yang Lebih Protektif?

Strapping band – Di bidang pengiriman barang atau logistik, memilih bahan untuk bungkus paket itu bukan cuma soal mana yang harganya lebih murah. Tapi ini soal bagaimana cara supaya barang bisa sampai ke tangan pembeli dengan aman tanpa ada kerusakan. Sekarang ini ada dua bahan yang sering sekali dibanding-bandingkan, yaitu bubble wrap dan honeycomb paper. Keduanya memang populer untuk melindungi barang, tapi mereka punya sifat dan kegunaan yang beda.

Kalau Anda punya bisnis jualan online, pabrik, atau distribusi barang dalam jumlah banyak, sangat penting untuk tahu perbedaan antara bubble wrap dan honeycomb paper ini. Kalau Anda salah pilih bahan bungkus, nanti barang bisa rusak di jalan. Akibatnya pelanggan bisa komplain dan Anda jadi rugi uang. Jadi, mari kita lihat mana yang sebenarnya lebih kuat melindungi.

Mengenal Bubble Wrap, Pilihan Lama yang Sudah Terbukti

Anda pasti sudah tahu bubble wrap. Ini adalah plastik yang ada gelembung-gelembung udara kecilnya. Gunanya gelembung itu adalah untuk jadi bantalan kalau barang kena benturan atau jatuh. Udara yang ada di dalam plastik itu yang menahan beban supaya barang di dalamnya tidak langsung pecah.

Kelebihan utama dari bubble wrap ini adalah kemampuannya menahan guncangan yang keras. Kalau Anda mengirim barang yang gampang pecah seperti kaca, barang elektronik, atau onderdil mesin yang mahal, bubble wrap ini sangat bagus karena perlindungannya maksimal. Selain itu, bubble wrap ini tahan air. Jadi kalau paket Anda kena hujan atau udara lembap di gudang, barang di dalamnya tetap kering.

Tapi ada juga kekurangannya. Bubble wrap ini terbuat dari plastik, jadi tidak bagus untuk lingkungan karena susah hancur. Bagi perusahaan yang ingin terlihat ramah lingkungan, ini jadi masalah. Terus, kalau bubble wrap ini ditekan terlalu keras terus-menerus, gelembung udaranya bisa pecah. Kalau sudah pecah, dia tidak bisa melindungi barang dengan baik lagi.

Mengenal Honeycomb Paper, Pilihan Baru yang Ramah Lingkungan

Honeycomb paper itu adalah kertas yang bentuknya seperti sarang lebah kalau kita tarik. Bentuk sarang lebah ini membuat ada celah-celah kosong yang berfungsi sebagai bantalan alami. Sekarang banyak orang mulai pakai ini karena kelihatannya lebih rapi, bagus, dan tentu saja lebih ramah lingkungan karena bahannya dari kertas.

Kalau bicara soal perlindungan, honeycomb paper ini bagus untuk mencegah barang supaya tidak lecet atau kena benturan yang tidak terlalu keras. Karena strukturnya unik, dia bisa membagi beban tekanan ke seluruh bagian kertas secara rata. Ini cocok sekali untuk membungkus botol parfum, keramik, atau barang-barang kecantikan yang ingin terlihat mewah saat dibuka oleh pelanggan.

Namun, kalau untuk urusan benturan yang sangat keras atau barang yang berat sekali, honeycomb paper ini masih kalah kuat kalau dibanding bubble wrap. Karena ini bahannya kertas, dia juga takut sama air. Kalau kena air atau tempat yang sangat lembap, kertasnya bisa lembek dan kekuatan lindungnya jadi hilang.

Jadi, Mana yang Lebih Unggul?

Kalau kita bandingkan secara teknis, bubble wrap menang dalam urusan meredam benturan yang kuat. Gelembung udaranya memang dibuat khusus untuk menahan benturan langsung. Untuk kirim barang mesin atau elektronik yang harganya mahal, bubble wrap masih jadi pilihan yang paling aman untuk Anda.

Tapi, kalau Anda lebih peduli soal lingkungan dan ingin kemasan paket terlihat cantik, honeycomb paper adalah pilihannya. Untuk barang yang tidak terlalu berat dan tidak gampang pecah berkeping-keping, kertas ini sudah cukup untuk melindungi.

Jadi jawabannya adalah tergantung apa yang Anda kirim. Kalau butuh yang sangat kuat menahan benturan, pakai bubble wrap. Kalau butuh yang ramah lingkungan dan proteksi ringan, pakai honeycomb paper.

Hal Penting Lain, Biaya dan Kecepatan Kerja

Selain soal kekuatan, Anda juga harus pikirkan soal biaya dan seberapa cepat karyawan Anda bisa membungkus barang. Bubble wrap biasanya punya banyak pilihan ukuran dan tebalnya, jadi bisa disesuaikan dengan barang. Cara pakainya juga gampang tinggal lilit saja.

Kalau honeycomb paper, biasanya lebih bagus kalau pakai alat atau mesin khusus supaya tarikannya pas dan rapi. Untuk perusahaan besar, pakai mesin packing itu sangat membantu supaya kerjaan cepat selesai dan kualitas bungkusnya sama semua. Di sinilah Anda perlu cari partner yang menyediakan bahan dan mesin packing yang bagus.

Baca juga Cara Mengemas Sparepart Otomotif yang Berat dan Berminyak agar Aman Sampai Tujuan

Gunakan Bahan Packing yang Bagus Agar Barang Aman

Apa pun yang Anda pilih, jangan pernah pakai bahan packing yang kualitasnya jelek. Bahan yang tipis atau gampang sobek cuma akan membuat barang Anda berisiko rusak di jalan.

Untuk Anda yang butuh solusi lengkap seperti tali packing (strapping band), plastik wrap untuk palet, sampai mesin packing yang manual atau otomatis, Anda bisa cari supplier yang sudah berpengalaman. Tondira adalah perusahaan lokal yang bisa membantu Anda memberikan saran soal pengemasan, menyediakan mesin, sampai perbaikan dan suku cadangnya.

Tondira punya kantor di Jakarta dan cabang di Surabaya, Malang, serta Bandung. Mereka siap membantu supaya proses packing di bisnis Anda jadi lebih aman dan efisien. Pastikan Anda pilih bahan yang tepat supaya barang selamat sampai tujuan.