Cara Menentukan Sistem Packaging yang Cocok untuk Bisnis Anda

Strapping band – Menjalankan sebuah usaha, sistem packaging itu sebenarnya bukan cuma soal membungkus barang saja sebelum dikirim ke pembeli. Packaging punya peran yang sangat penting sekali untuk menjaga supaya barang tetap aman, mempercepat proses kirim barang, dan membuat gudang jadi lebih rapi. Kalau sistem bungkusnya bagus, pasti pelanggan juga merasa senang dan puas saat menerima barangnya.

Tapi kita juga harus tahu kalau setiap bisnis itu punya kebutuhan yang beda-beda dan tidak bisa disamakan begitu saja. Perusahaan pabrik, toko online, bisnis makanan, atau penjual bahan bangunan pasti butuh cara bungkus yang tidak sama satu sama lain. Maka dari itu, memilih sistem packaging memang harus mengikuti karakter dari usaha yang sedang anda jalankan sekarang.

Kalau anda bisa pakai sistem yang benar, perusahaan anda bisa menghemat banyak biaya operasional setiap bulannya. Selain hemat uang, kualitas pengiriman barang juga jadi jauh lebih bagus dan profesional di mata orang lain.

Mengapa Sistem Packaging Perlu Disesuaikan

Banyak pelaku bisnis yang cuma pakai cara bungkus yang itu-itu saja selama bertahun-tahun tanpa pernah dicek lagi efektivitasnya. Padahal kebutuhan bisnis itu bisa berubah kapan saja apalagi kalau usaha anda semakin lama semakin besar dan banyak pesanan. Kalau anda tidak menyesuaikan sistemnya, nanti proses kerja di bagian packing bisa jadi sangat lambat dan menghambat pengiriman.

Dampak buruk lainnya kalau sistem tidak sesuai adalah barang jadi lebih gampang rusak saat diperjalanan menuju alamat pembeli. Biaya untuk beli plastik atau kardus juga bisa jadi boros karena penggunaannya tidak terukur dengan benar di lapangan. Selain itu, area gudang anda bisa jadi berantakan dan proses kirim barang sering mengalami masalah atau komplain dari pelanggan.

Itu sebabnya sistem packaging yang anda gunakan sebaiknya memang dirancang khusus sesuai dengan kebutuhan nyata di tempat kerja anda. Anda harus melihat apa yang kurang dari cara lama dan mulai memperbaikinya agar proses kerja jadi lebih lancar setiap hari.

Kenali Jenis Produk Anda

Langkah paling awal yang harus anda lakukan adalah benar-benar paham dengan sifat barang yang akan anda kirim nantinya. Anda harus tahu apakah produk tersebut termasuk barang yang ringan atau justru sangat berat sehingga butuh penanganan khusus. Jangan sampai anda salah pilih bahan pembungkus karena tidak tahu sifat asli dari produk yang anda jual kepada konsumen.

Ada beberapa pertanyaan penting yang harus anda jawab sendiri untuk menentukan jenis packaging yang paling tepat digunakan. Misalnya, apakah barang itu mudah pecah atau tahan benturan, ukurannya besar atau kecil, dan bentuknya rapi atau tidak beraturan. Anda juga harus memikirkan apakah barang dikirim satu per satu atau dalam jumlah banyak menggunakan pallet kayu yang besar.

Jawaban dari semua pertanyaan tadi akan memudahkan anda untuk menentukan jenis material dan alat packaging yang harus dibeli nanti. Dengan mengenali produk secara mendalam, anda bisa menghindari kerusakan barang yang tidak perlu saat proses pengiriman dilakukan.

Hitung Volume Pengiriman Harian

Untuk bisnis yang jumlah kirimannya masih sedikit, mungkin anda masih bisa pakai cara manual yang dikerjakan oleh tangan manusia saja. Tapi kalau pesanan harian sudah mulai tinggi, proses bungkus manual biasanya akan jadi sangat lambat dan membuat pesanan menumpuk. Anda perlu menghitung dengan teliti berapa rata-rata paket yang harus keluar dari gudang setiap harinya supaya tidak salah pilih sistem.

Jika volume kiriman anda sudah masuk kategori besar, anda sudah harus mulai mempertimbangkan untuk menggunakan alat bantu kerja. Contohnya adalah memakai mesin strapping untuk mengikat kardus atau mesin wrapping pallet supaya barang di atas pallet tidak goyang saat dibawa truk. Anda juga butuh area packing khusus yang rapi dan SOP kerja yang lebih ketat agar tidak ada kesalahan kirim barang.

Volume kerja harian ini memang sangat mempengaruhi keputusan anda dalam memilih sistem packaging yang paling efisien untuk perusahaan. Jangan sampai tenaga kerja anda kelelahan karena harus membungkus ribuan barang secara manual setiap hari tanpa bantuan alat sama sekali.

Tentukan Metode Pengiriman

Cara bagaimana barang itu dikirim ke tangan pelanggan juga merupakan faktor yang sangat penting untuk anda perhatikan baik-baik. Setiap jasa pengiriman punya cara handling atau penanganan barang yang berbeda-beda tergantung jenis transportasinya nanti. Misalnya, pengiriman lewat kurir motor tentu beda proteksinya dengan pengiriman barang yang menggunakan truk antar kota yang jauh.

Contoh kebutuhan yang berbeda bisa dilihat dari kiriman paket kecil, kiriman lewat kontainer ekspor, atau distribusi barang ke toko-toko retail. Ada juga pengiriman untuk proyek industri yang biasanya barangnya besar-besar dan butuh pengamanan yang jauh lebih ekstra kuat. Anda harus memastikan sistem packaging anda cukup kuat untuk menghadapi guncangan selama barang berada di perjalanan menuju tujuan.

Semakin berat dan jauh proses distribusi barang tersebut, maka anda wajib membuat sistem packaging yang lebih kuat dan tidak mudah lepas. Perlindungan tambahan sangat diperlukan supaya barang tidak cacat saat sampai di tangan pelanggan atau mitra bisnis anda.

Pilih Material Packaging yang Tepat

Pemilihan material untuk membungkus barang harus benar-benar sesuai dengan jenis produk dan juga jalur distribusi yang akan dilewati nanti. Anda tidak boleh asal pilih bahan yang murah tapi ternyata tidak kuat menahan beban atau melindungi barang dari benturan keras. Setiap material punya fungsi masing-masing yang harus digunakan dengan cara yang benar agar hasilnya maksimal dan efisien.

Biasanya ada beberapa material umum yang sering sekali digunakan oleh banyak industri untuk mengamankan kiriman barang mereka. Ada strapping band untuk mengikat muatan supaya tidak lepas, dan stretch film untuk membungkus barang di atas pallet agar tetap rapat. Selain itu, anda mungkin butuh karton box, palet kayu untuk alas barang, serta pelindung sudut supaya pojokan barang tidak penyok.

Semua material ini harus dipilih yang kualitasnya bagus dan ukurannya pas dengan barang yang akan anda kirim ke pembeli. Jangan sampai anda pakai material yang berlebihan karena itu hanya akan membuang-buang biaya operasional perusahaan anda saja.

Pertimbangkan Kecepatan dan SDM

Kalau bisnis anda sangat bergantung pada kecepatan kirim barang, maka sistem packaging anda harus bisa mendukung proses kerja yang cepat. Pelanggan zaman sekarang biasanya ingin barang yang mereka beli bisa segera dikirim di hari yang sama saat mereka melakukan pemesanan. Maka dari itu, anda harus mengatur alur kerja di bagian packing supaya tidak ada waktu yang terbuang sia-sia saat proses bungkus.

Jika anda punya jumlah tenaga kerja yang terbatas, maka menggunakan alat atau mesin packaging bisa menjadi solusi yang sangat bagus sekali. Mesin bisa bekerja lebih cepat dan hasilnya selalu sama bagusnya dibandingkan jika semua dikerjakan secara manual oleh manusia yang bisa merasa lelah. Anda jangan hanya melihat harga beli mesin yang mahal di awal, tapi lihat juga berapa banyak waktu dan tenaga yang bisa dihemat nanti.

Kecepatan dalam mengemas barang akan sangat membantu anda dalam mengejar target pengiriman harian tanpa harus menambah banyak orang. SDM yang ada bisa fokus melakukan pengecekan kualitas barang sementara mesin yang melakukan pekerjaan berat dalam proses pembungkusan.

Buat Standar Operasional

Bisnis yang semakin lama semakin berkembang pasti akan sangat membutuhkan sebuah standar kerja yang jelas atau sering disebut dengan SOP. Tanpa adanya SOP, hasil packing barang bisa jadi berbeda-beda tergantung siapa orang yang sedang bertugas membungkusnya pada saat itu. Hal ini tentu kurang bagus karena kualitas perlindungan barang jadi tidak konsisten dan bisa merugikan citra perusahaan anda.

SOP yang sederhana bisa anda buat mulai dari mengatur bagaimana cara membungkus setiap jenis produk yang ada di gudang. Misalnya harus diatur berapa jumlah ikatan tali strapping yang dipakai, berapa lapis plastik film yang harus dililit, dan pengecekan apa saja yang dilakukan sebelum kirim. Dengan adanya aturan yang jelas, semua karyawan anda akan bekerja dengan cara yang sama dan hasilnya pun selalu rapi.

Standar operasional ini akan sangat membantu anda dalam menjaga kualitas pengiriman agar tetap aman sampai ke tangan pelanggan manapun. Selain itu, proses training bagi karyawan baru juga akan jadi lebih mudah karena sudah ada panduan tertulis yang bisa mereka ikuti.

Evaluasi Biaya Total

Saat anda menghitung anggaran untuk urusan packaging, sebaiknya anda jangan hanya melihat pada harga beli material atau plastik pembungkus saja. Banyak orang salah karena hanya mencari bahan yang paling murah tanpa memikirkan dampak jangka panjang yang mungkin bisa terjadi nanti. Anda harus menghitung total biaya yang keluar termasuk kerugian kalau ada barang yang rusak karena cara bungkus yang salah.

Coba hitung berapa biaya yang keluar untuk mengurus barang retur dari pelanggan dan berapa waktu yang terbuang karena proses packing yang lambat. Hitung juga biaya tenaga kerja yang harus lembur kalau sistem yang digunakan masih manual dan memakan banyak waktu kerja. Kadang-kadang, pakai sistem atau alat yang sedikit lebih mahal di awal justru bisa bikin anda jauh lebih hemat secara keseluruhan.

Biaya total ini memberikan gambaran asli apakah sistem packaging anda sudah efisien atau justru masih banyak pemborosan yang tidak anda sadari. Evaluasi secara rutin sangat disarankan agar anda bisa terus menemukan cara untuk menekan pengeluaran tanpa mengurangi kualitas.

Siapkan Sistem yang Bisa Bertumbuh

Ketika bisnis anda mulai sukses, jumlah barang yang harus dikirim biasanya akan naik dengan sangat cepat dalam waktu yang singkat. Oleh karena itu, anda harus memilih sistem packaging yang mudah untuk ditingkatkan kapasitasnya tanpa harus merombak semua dari awal lagi. Pilihlah alat atau metode kerja yang masih bisa digunakan walaupun jumlah pesanan anda bertambah dua atau tiga kali lipat.

Contohnya, anda bisa mulai dari cara manual dulu, lalu pelan-pelan pindah ke mesin yang semi otomatis kalau pesanan sudah mulai banyak setiap hari. Setelah bisnis anda sudah sangat besar, anda bisa beralih ke sistem yang sepenuhnya otomatis untuk mendapatkan kecepatan maksimal di gudang. Dengan rencana seperti ini, anda tidak perlu bingung mencari solusi baru setiap kali usaha anda mengalami kemajuan.

Memiliki sistem yang bisa bertumbuh akan membuat operasional bisnis anda tetap stabil dan tidak terganggu saat terjadi lonjakan pesanan. Anda jadi lebih siap menghadapi tantangan pasar dan bisa terus melayani pelanggan dengan pelayanan kirim yang cepat.

Baca juga Cara Memilih Strapping Band untuk Berbagai Jenis Industri

Konsultasikan Sistem Packaging Bisnis Anda

Menentukan sistem packaging yang paling cocok memang butuh pemahaman yang mendalam soal produk, volume kerja, cara kirim, dan target perusahaan. Kalau anda merasa bingung harus mulai dari mana, ada baiknya anda bertanya kepada pihak yang memang sudah ahli dalam urusan packaging industri. Konsultasi bisa membantu anda menghindari salah beli alat atau material yang tidak berguna untuk bisnis anda.

Tondiraya Sentosa sudah punya pengalaman yang sangat lama sejak tahun 1990 dalam urusan menyediakan berbagai solusi bungkus barang untuk industri. Mereka menyediakan banyak produk seperti strapping band PP dan PET, stretch film, mesin strapping, sampai mesin wrapping pallet yang sangat berkualitas. Selain jual alat, mereka juga bisa memberikan bantuan teknis dan layanan konsultasi untuk membantu perusahaan anda punya sistem yang lebih baik.

Kalau anda memang serius ingin memperbaiki sistem packaging agar lebih efisien, anda bisa langsung tanya-tanya ke tim PT. Tondiraya Sentosa. Mereka akan memberikan rekomendasi produk dan solusi yang paling pas dengan kebutuhan operasional di perusahaan anda sekarang.