Strapping band – Di dunia logistik modern sekarang, yang namanya cold storage atau gudang buat simpan barang suhu beku itu punya peran yang penting banget ya. Apalagi kalau buat industri makanan beku, obat-obatan farmasi, sampai ke produk kimia yang khusus. Tapi ada satu hal yang sering dianggap remeh padahal tantangannya besar pas di suhu dingin ekstrem, yaitu soal packing. Packing di suhu beku itu bukan cuma biar barang kelihatan rapi saja, tapi anda harus pastikan produk tetap aman dan tidak rusak pas mau dikirim. Salah satu cara yang paling sering orang pakai dan sudah terbukti oke adalah pakai stretch film.
Stretch film ini kalau kita lihat memang bentuknya sederhana sekali, tapi kalau anda pakai di suhu beku tanpa tahu teknik yang benar, nanti hasilnya tidak akan maksimal. Plastik filmnya bisa jadi cepat rapuh, gampang sobek, dan daya tempelnya jadi hilang, bahkan bisa bikin tumpukan barang di pallet jadi tidak stabil dan goyang. Makanya, anda penting sekali buat paham bagaimana cara packing pakai stretch film yang khusus buat kondisi cold storage supaya hasilnya tetap kuat dan prosesnya efisien.
Kenapa Packing di Cold Storage Itu Beda?
Kalau anda packing di suhu ruangan yang biasa itu pasti terasa lebih gampang sekali. Stretch film biasanya masih lentur, enak ditarik, dan nempelnya juga stabil. Tapi ceritanya jadi beda kalau sudah masuk ke ruangan cold storage yang suhunya bisa -10°C sampai -30°C atau bahkan lebih dingin lagi. Karakter dari bahan plastik itu bisa berubah total kalau kena suhu segitu.
Ada beberapa masalah yang biasanya sering muncul kalau anda packing di suhu beku:
Film jadi kaku dan gampang pecah
Plastik itu punya sifat kehilangan elastisitas pas suhunya turun drastis, jadi risiko plastik sobek itu makin tinggi pas ditarik.
Daya lekat atau cling jadi berkurang
Pas suhu dingin, permukaan produk atau pallet anda bisa saja berembun atau ada bunga es tipis, ini yang bikin plastik film jadi susah buat nempel sempurna.
Pallet jadi kurang stabil
Kalau tarikan plastik anda kurang pas, nanti pallet bisa goyang-goyangkan pas diangkat pakai forklift, dan ini sebenarnya bahaya sekali buat keselamatan.
Ada efek kondensasi
Barang yang keluar masuk dari suhu beku itu bisa keluar embunnya, ini bikin plastik jadi licin dan ikatan packingnya jadi berkurang kekuatannya.
Jadi packing di cold storage itu butuh strategi yang pas, tidak bisa asal bungkus saja.
Fungsi Stretch Film untuk Cold Storage
Pakai stretch film itu fungsinya bukan cuma buat bikin packingan jadi cantik saja ya. Di dalam gudang cold storage, stretch film ini punya fungsi yang sangat krusial seperti
- Bisa menahan produk supaya tetap rapat dan menyatu dalam satu pallet.
- Bisa mengurangi risiko barang kena kotoran atau kontaminasi dari luar.
- Melindungi produk anda dari masalah kelembapan dan bunga es (frost).
- Mencegah supaya barang tidak geser-geser pas lagi dibawa atau dikirim.
- Bikin anda gampang cek barangnya kalau pakai jenis plastik yang bening.
Selain itu, stretch film ini juga bantu anda buat hemat biaya karena beratnya lebih ringan kalau anda bandingkan sama metode lain seperti pakai shrink hood atau tambah kardus lagi.
Jenis Stretch Film yang Cocok untuk Suhu Beku
Anda jangan asal pakai stretch film kalau buat urusan cold storage ini. Kalau pakai plastik film yang standar biasa, nanti hasilnya sering tidak bagus dan mengecewakan. Harusnya anda pilih jenis stretch film yang
- Punya tingkat kelenturan yang tinggi biarpun di suhu sangat rendah.
- Bahannya kuat dan tidak gampang sobek.
- Punya daya tempel (cling) yang tetap kuat di suhu dingin.
- Bisa ditarik panjang tanpa takut gampang putus.
Biasanya memang ada stretch film yang dibuat pakai formula khusus biar tetap lemas dan lentur walau kena dingin. Ada juga pilihan ketebalan atau micron yang bisa anda sesuaikan sama seberapa berat beban pallet yang mau dibungkus.
Teknik Packing Stretch Film di Cold Storage Biar Hasilnya Maksimal
Bagian ini yang paling menentukan packing anda sukses atau tidak. Mau plastik filmnya bagus sekalipun kalau cara bungkusnya asal-asalan, ya palletnya bisa gagal juga.
1. Pastikan Pallet Sudah Rapi Sejak Awal
Sebelum anda mulai wrapping, pastikan dulu susunan kotak atau kardus di atas pallet itu rata dan posisinya simetris. Jangan sampai ada bagian yang monjol keluar atau ada lubang kosong yang besar di tengah. Kalau susunannya berantakan, nanti plastiknya kerja keras sekali dan gampang sobek kena sudut barang.
2. Kunci Bagian Bawah Pallet dengan Benar
Bagian bawah itu adalah pondasi paling penting. Anda minimal harus putar plastiknya 3 sampai 5 kali di bagian dasar pallet supaya plastiknya benar-benar mengunci antara pallet kayu dengan produknya. Ini biar barang tidak lari-lari pas diangkat.
3. Gunakan Tarikan atau Tension yang Pas
Pas suhu lagi dingin-dinginnya, plastik film itu jadi lebih sensitif. Jadi anda jangan tarik plastiknya terlalu nafsu atau agresif karena nanti malah robek. Tapi jangan juga terlalu kendor karena palletnya jadi tidak kokoh. Pakailah tarikan yang stabil saja.
4. Overlap yang Ideal Itu 50 Persen
Overlap itu maksudnya tumpukan antar lapisan plastik filmnya. Kalau buat di cold storage, tumpukan sebanyak 50 persen itu sudah jadi standar yang aman biar kekuatan bungkusnya jadi lebih mantap dan solid.
5. Kasih Top Wrap Buat Pengunci Atas
Bagian paling atas pallet juga harus anda kunci ya. Lakukan beberapa kali putaran di atas supaya lapisan yang paling atas tidak gampang terbuka kalau kena benturan pas lagi dipindahkan.
6. Coba Pertimbangkan Pakai Mesin Wrapping
Kalau anda punya banyak pallet yang harus dibungkus setiap hari, wrapping pakai tangan manual itu hasilnya sering tidak sama. Pakai mesin wrapping itu bisa sangat membantu anda karena tarikannya lebih stabil, hasilnya rapi seragam, dan anda bisa lebih hemat pemakaian plastiknya.
Baca juga Bahaya Menggunakan Stretch Film Terlalu Tipis untuk Barang Berat dan Mudah Pecah
Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Packing di Cold Storage
Biar anda tidak rugi waktu dan keluar biaya lebih banyak, tolong hindari kesalahan-kesalahan berikut ini
Masih nekat pakai stretch film biasa tanpa lihat suhunya.
Bungkusnya terlalu tipis atau lapisannya kurang banyak.
Tarik plastiknya terlalu kencang sampai akhirnya sobek sendiri.
Tidak mengunci bagian bawah pallet dengan kuat.
Lupa tidak cek kondisi permukaan barang yang mungkin lagi basah atau ada esnya.
Kesalahan yang kelihatannya kecil ini bisa jadi masalah besar, contohnya barang bisa jatuh pas lagi loading atau anda dapat komplain dari pelanggan karena barangnya rusak.
Packing Cold Storage Itu Harus Tepat Strategi
Jadi kesimpulannya, stretch film itu memang solusi yang oke buat packing di cold storage asal jenis plastiknya benar dan tekniknya pas. Suhu yang membeku itu bikin plastik jadi gampang kaku dan susah nempel, makanya cara pakainya harus diperhatikan betul. Kalau anda bungkus dengan rapi dan kuncian palletnya kuat, nanti proses simpan dan kirim barang jadi lebih aman dan tidak ada risiko barang rusak.
Butuh Solusi Packing Cold Storage yang Lebih Aman dan Efisien?
Kalau anda mau hasil packing di gudang beku yang lebih kuat, kelihatan rapi, dan bisa hemat pemakaian film, Tondira bisa bantu anda. Kami menyediakan mulai dari konsultasi soal kemasan, servis mesin, sampai urusan suku cadang buat mesin packing anda, semuanya ada dalam satu tempat.
Hubungi Tondira sekarang juga buat tanya-tanya soal kebutuhan stretch film, mesin wrapping, atau solusi packing yang paling pas buat bisnis cold storage anda!
