Strapping band – Mengemas sparepart otomotif yang punya bobot berat dan kondisi berminyak itu sebenarnya tidak bisa sembarangan asal bungkus saja lalu langsung dikirim. Barang-barang seperti gear box, crankshaft, bearing, sampai kampas kopling itu punya ciri khas yang lumayan sulit ditangani. Barangnya berat, permukaannya licin karena ada oli, dan gampang sekali karatan atau rusak kalau kena benturan. Kalau anda salah pakai teknik packing, risikonya barang bisa lecet atau malah rusak total, dan lebih parahnya lagi bisa bikin orang yang angkut barangnya terluka.
Di dalam dunia logistik, ini namanya heavy-duty packaging. Intinya anda butuh material packing yang sangat kuat dan cara ikat yang benar supaya barang tidak goyang. Di artikel ini, saya akan jelaskan cara-cara supaya anda bisa mengemas sparepart yang berat dan berminyak ini jadi lebih aman dan profesional.
1. Bersihkan Dulu Sisa Oli Sebelum Mulai Packing
Banyak orang meremehkan tahap pertama ini, padahal ini penting sekali. Sparepart yang baru dilepas biasanya penuh dengan oli atau grease yang tebal. Kalau anda langsung bungkus begitu saja, oli itu bakal merembes ke kardus dan bikin kardusnya jadi lembek atau sobek. Selain itu, bungkusnya jadi licin dan susah dipegang.
Sebaiknya anda lap dulu pakai kain bersih untuk membuang oli yang berlebihan, tapi jangan sampai kering total karena lapisan tipis oli itu gunanya untuk cegah karat. Anda juga bisa pakai plastik anti-karat (VCI plastic). Kalau permukaannya masih terlalu berminyak, nanti stretch film atau isolasi tidak mau menempel dengan benar, jadi pembersihan ini adalah kunci supaya kemasan tetap kuat.
2. Pakai Lapisan Pelindung Dalam yang Kuat
Setelah barangnya sudah agak bersih, jangan cuma mengandalkan kardus tipis saja. Untuk barang otomotif yang berat, anda harus beri perlindungan ekstra di bagian dalamnya. Anda bisa pakai beberapa bahan ini
Bubble wrap tebal yang jenisnya heavy duty.
Foam sheet atau busa PE.
Kardus berlapis (yang double wall atau triple wall).
Peti kayu kalau barangnya memang sangat berat sekali.
Lapisan ini gunanya untuk menahan benturan waktu barang dipindah-pindahkan. Sparepart itu biasanya keras, jadi kalau kepentok tanpa bantalan, bagian dalamnya bisa langsung cacat. Pastikan tidak ada ruang kosong di dalam kotak supaya barang tidak geser-geser.
3. Gunakan Strapping Band Supaya Ikatan Maksimal
Seringkali orang cuma pakai lakban, padahal lakban tidak kuat menahan beban yang berat. Kardus bisa jebol kalau cuma diisolasi biasa. Anda perlu menggunakan strapping band atau tali pengikat plastik yang kuat (bahan PP atau PET).
Tali strapping ini bakal menjaga kotak tetap rapat dan kuat meskipun ditumpuk-tumpuk di gudang. Kalau anda punya usaha besar, pakai mesin strapping otomatis bakal sangat membantu karena tarikan talinya jadi lebih kencang dan konsisten dibanding tarik pakai tangan manual. Ini bikin kemasan jadi lebih stabil selama di perjalanan.
4. Bungkus dengan Stretch Film untuk Perlindungan Tambahan
Selain tali strapping, anda juga perlu pakai stretch film atau plastik wrap yang biasa dipakai untuk pallet. Plastik ini fungsinya untuk mengunci posisi barang dan melindunginya dari debu atau air hujan. Kalau pengirimannya jauh sampai luar pulau, plastik ini sangat membantu menjaga barang dari cuaca yang berubah-ubah.
Waktu melilitkan plastik ini, mulailah dari bagian bawah pallet ke atas. Pastikan setiap sudut tertutup rapat. Untuk barang yang berat, gunakan plastik yang agak tebal supaya tidak gampang sobek waktu ditarik kencang.
Baca juga Standar Packing Barang Elektronik High-Value (Laptop & HP) untuk Seller
5. Gunakan Pallet untuk Memudahkan Pengiriman
Barang yang berat sekali sebaiknya jangan ditaruh langsung di lantai. Gunakan pallet kayu atau plastik sebagai alas. Pakai pallet ini tujuannya supaya orang gudang gampang memindahkannya pakai forklift atau hand pallet.
Kalau anda pakai pallet, risiko kotak penyok karena tertekan barang lain jadi berkurang. Dengan kombinasi pallet, strapping band, dan stretch film, sparepart otomotif anda bakal terkunci dengan sangat stabil dan tidak mudah roboh waktu dibawa truk.
6. Pilih Bahan Packing yang Memang Kualitas Industri
Intinya, mengemas barang otomotif yang berat dan berminyak itu tidak cukup pakai plastik atau kardus biasa. Anda butuh alat dan bahan yang memang khusus untuk industri. Jangan sampai anda pelit di biaya packing tapi nanti barangnya malah rusak di jalan, karena biaya ganti ruginya pasti lebih mahal.
Kalau anda butuh bahan seperti strapping band, stretch film, atau mesin packing yang awet, anda bisa cari di Tondira. Mereka adalah perusahaan lokal yang sudah berpengalaman dan punya cabang di banyak kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Malang, dan Bandung. Mereka juga bisa bantu servis mesin atau konsultasi soal packing yang paling cocok buat bisnis anda.
