Cara Mengatasi dan Mencegah Kerusakan Barang Karena Tali Strapping Terlalu Kencang

Strapping band – Kegiatan kirim barang atau operasional gudang, pemakaian strapping band atau tali pengikat memang sangat penting. Tujuannya supaya barang tetap diam dan aman pas dibawa. Tapi, ada satu masalah yang sering muncul, yaitu tali strapping yang ditarik terlalu kencang. Bukannya bikin barang jadi makin aman, tapi malah bikin barang jadi rusak, penyok, atau bahkan hancur sebelum sampai ke pembeli.

Kejadian ini biasanya sering terjadi kalau di gudang pakai mesin strapping otomatis tapi setelan tarikannya (tension) tidak diatur dengan benar. Masih banyak orang yang punya anggapan kalau semakin kencang talinya, maka barang bakal makin kuat ikatannya. Padahal kenyataannya setiap kemasan punya batas kekuatan yang beda-beda. Di tulisan ini, kita akan bahas cara menangani barang yang sudah terlanjur rusak dan bagaimana cara mencegahnya.

Kenapa Strapping yang Terlalu Kencang Bisa Merusak?

Tali strapping itu gunanya buat menahan posisi barang. Tapi kalau tekanannya sudah kelewat batas, gaya tekan itu bisa mengakibatkan beberapa hal buruk seperti:

  • Sudut kardus atau karton jadi hancur atau tertekuk.
  • Bagian luar barang jadi penyok kedalam.
  • Sudut palet kayu atau plastik bisa retak.
  • Isi di dalam kemasan jadi tertekan dan rusak.

Masalah ini paling sering kena ke barang yang pakai dus tipis, bahan plastik, atau barang-barang elektronik yang tidak kuat ditekan. Kalau hal ini dibiarkan terus, anda bukan cuma rugi karena barang rusak, tapi nama baik bisnis anda juga bisa jadi jelek di mata pelanggan.

Cara Menangani Barang yang Sudah Rusak Kena Strapping

Kalau anda baru sadar ada barang yang rusak karena ikatan yang terlalu kencang, jangan langsung panik. Anda bisa ikuti langkah-langkah di bawah ini

1. Periksa Semua Kondisi Barang

Kamu harus cek satu-satu semua muatan yang ada. Lihat apakah yang rusak cuma dus luarnya saja atau sampai merusak isi produknya. Jangan lupa difoto buat bukti kalau mau komplain ke bagian gudang atau buat laporan internal. Pemeriksaan ini gunanya buat menentukan apakah barang masih bisa dikirim atau harus diganti baru.

2. Cara Lepas Tali Harus Pelan-pelan

Waktu mau memotong tali yang kencang sekali, jangan asal potong saja. Gunakan alat potong yang benar supaya talinya tidak membal atau meledak tiba-tiba. Kalau dipotong sembarangan, hentakan dari tali itu bisa bikin barang makin rusak atau malah melukai pekerja.

3. Ganti Dus yang Sudah Penyok

Jangan paksakan kirim barang pakai dus yang sudah sobek atau penyok parah. Kamu harus ganti dengan kemasan baru yang lebih bagus. Melakukan re-packing ulang memang makan waktu, tapi itu lebih baik daripada barang ditolak sama pembeli. Pakailah pelindung sudut supaya tekanan tali tidak langsung kena ke kardus.

4. Atur Ulang Mesin Strapping

Setelah kejadian itu, kamu harus langsung cek pengaturan mesin strapping. Setiap mesin punya level kekencangan yang bisa diubah. Sesuaikan setelannya dengan jenis barang yang sedang dikemas. Lakukan tes dulu sampai ketemu tarikan yang pas, tidak terlalu kendor tapi juga tidak bikin penyok.

Tips Biar Barang Tidak Rusak Lagi di Masa Depan

Mencegah tentu saja lebih bagus daripada harus mengganti barang yang sudah rusak. Kamu bisa coba cara ini

Pilih Tali yang Pas: Jangan asal pakai tali strapping. Kalau barangnya ringan, jangan pakai tali yang buat beban sangat berat karena tarikannya pasti lebih kuat. Sesuaikan jenis material tali dengan berat barangnya.

Pakai Pelindung Sudut (Corner Protector): Ini cara yang sangat efektif. Pelindung sudut ini ditaruh di tiap pojokan kardus supaya tekanan dari tali menyebar dan tidak cuma menekan satu titik saja.

Pakai Tambahan Stretch Film: Selain pakai tali, kamu bisa bungkus palet pakai plastik wrap atau stretch film. Kalau sudah dibungkus plastik, tali strapping tidak perlu ditarik terlalu kencang karena plastik itu sudah bantu menjaga posisi barang tetap stabil.

Efek Buruk Kalau Masalah Ini Tidak Segera Diperbaiki

Kalau masalah strapping terlalu kencang ini dianggap sepele, dampaknya bakal berasa ke uang perusahaan. Banyak barang yang bakal dikembalikan oleh pelanggan (return), biaya operasional jadi naik karena harus bungkus ulang, dan pelanggan bisa pindah ke toko lain. Hal kecil seperti pengaturan tali ternyata bisa berpengaruh besar ke kelancaran bisnis anda.

Baca juga Cara Supaya Sudut Dus Tidak Penyok Pas Diikat Tali Strapping

Gunakan Solusi Packing dari Ahlinya

Biar barang anda selalu aman dan tidak ada lagi drama barang penyok karena tali, anda butuh alat dan bahan packing yang kualitasnya sudah terjamin. Pemakaian material seperti Strapping Band dan plastik wrap yang benar bakal bikin pengiriman lebih tenang.

Jika kamu butuh bantuan soal mesin strapping, cara pakainya, sampai perawatan mesinnya, Tondira bisa jadi pilihan yang tepat. Tondira adalah perusahaan lokal yang memang ahli di bidang sistem pengemasan dan strapping band. Mereka bisa kasih solusi yang sesuai dengan jenis bisnis yang anda jalankan.

Jangan tunggu sampai ada banyak barang rusak baru mau memperbaiki sistem. Pastikan proses packing kamu sudah benar mulai sekarang bersama Tondira agar pengiriman lebih efisien dan aman.