Strapping band – Industri dan juga bagian distribusi barang, yang namanya sistem packaging itu sebenarnya punya peran yang sangat penting sekali. Kamu harus tahu kalau packaging bukan cuma soal bungkus membungkus saja, tapi ini soal bagaimana menjaga keamanan produk kamu selama ada di gudang, saat dipindahkan pakai forklift, sampai nanti dikirim ke alamat pelanggan. Kalau sistem packaging yang kamu pakai sudah bagus, otomatis efisiensi kerja di kantor atau pabrik jadi meningkat dan kualitas barang juga tetap terjaga sampai tangan pembeli.
Tapi sayangnya, kalau kita lihat di lapangan, masih banyak sekali perusahaan yang melakukan kesalahan dalam sistem packaging mereka. Kadang kesalahan ini dianggap sepele atau kecil saja, padahal dampaknya bisa sangat besar sekali. Misalnya saja barang jadi rusak di jalan, material plastik atau kardus jadi terbuang percuma, pengiriman jadi telat, dan ujung-ujungnya biaya operasional perusahaan jadi bengkak. Oleh karena itu, penting sekali buat anda semua untuk memahami apa saja sih kesalahan yang sering terjadi supaya bisa diperbaiki secepat mungkin.
Kenapa Kesalahan Packaging Itu Sangat Merugikan?
Kamu perlu sadar kalau packaging yang tidak tepat itu efeknya kemana-mana. Bukan cuma soal barang yang rusak saja, tapi alur kerja di gudang juga bisa jadi berantakan. Kalau packaging rusak, tim gudang harus kerja dua kali untuk packing ulang. Beberapa dampak yang sering kita temui di industri itu antara lain adalah produk rusak pas pengiriman, jumlah barang yang dikembalikan atau retur jadi meningkat, waktu loading ke truk jadi lebih lama, dan material packaging banyak yang terbuang sia-sia. Hal-hal seperti ini yang bikin produktivitas gudang kamu jadi menurun drastis. Jadi, jangan anggap remeh masalah packaging ini.
Masalah Material yang Tidak Pas
Salah satu kesalahan yang paling sering saya lihat adalah saat perusahaan memilih material packaging tanpa melihat apa yang sebenarnya dibutuhkan oleh produk tersebut. Misalnya begini, ada perusahaan yang pakai strapping band yang tipis atau lemah padahal muatan barangnya sangat berat. Atau contoh lainnya adalah penggunaan stretch film yang terlalu tipis padahal susunan barang di pallet sangat tinggi. Ada juga yang pakai kardus yang tidak kuat menahan beban tumpukan. Kalau materialnya tidak sesuai, perlindungan ke barang jadi tidak maksimal dan risiko barang hancur jadi makin tinggi. Kamu harus benar-benar memastikan spek material sesuai dengan berat dan jenis barang.
Menyusun Barang di Atas Pallet dengan Asal-asalan
Ini juga sering terjadi di gudang-gudang. Barang disusun di atas pallet tapi tidak stabil atau asal tumpuk saja. Kalau susunannya tidak benar, barang itu gampang sekali bergeser atau jatuh pas truk lagi jalan. Beberapa kesalahan dalam penyusunan pallet yang harus kamu hindari adalah menaruh barang yang paling berat di bagian atas, atau menumpuk barang terlalu tinggi sampai melebihi kapasitas pallet. Kadang ada juga barang yang ukurannya lebih lebar dari palletnya sendiri tapi dipaksakan. Beban yang tidak merata ini adalah penyebab utama kenapa barang sering rusak saat proses transportasi atau pengiriman.
Masalah Jumlah Ikatan dan Wrapping
Dalam hal mengikat barang, ada dua masalah yang sering muncul. Pertama, ada perusahaan yang pelit sekali pakai strapping band atau stretch film. Mereka pakai terlalu sedikit supaya hemat, tapi akibatnya muatan jadi tidak aman dan goyang. Yang kedua, ada juga yang malah pakai terlalu banyak secara berlebihan. Memang aman, tapi itu namanya pemborosan biaya material. Kamu harus bisa menemukan titik tengah di mana packaging itu efisien, artinya aman tapi tidak boros material. Keseimbangan ini penting untuk menjaga pengeluaran perusahaan anda tetap stabil.
Pentingnya Punya SOP Packing yang Jelas
Banyak perusahaan yang tidak punya standar operasional prosedur atau SOP untuk urusan packing. Kalau tidak ada aturan yang jelas, nanti setiap orang di gudang akan pakai cara mereka masing-masing. Si A packing dengan cara begini, si B dengan cara begitu. Hasilnya jadi tidak konsisten dan kualitasnya beda-beda. Perusahaan anda sebaiknya membuat SOP yang mengatur tentang bagaimana cara menyusun pallet yang benar, berapa jumlah ikatan strapping band yang harus dipakai, sampai berapa lapis stretch film yang dibutuhkan. Jangan lupa juga harus ada pemeriksaan akhir sebelum barang dikirim keluar.
Jangan Lupa Merawat Mesin Packaging
Kalau perusahaan kamu sudah pakai mesin seperti mesin strapping otomatis atau mesin wrapping pallet, kamu jangan lupa soal perawatan mesinnya. Mesin yang jarang dicek atau di-maintenance biasanya bakal sering bermasalah. Efeknya bisa bermacam-macam, mulai dari hasil ikatan yang tidak kencang, plastik film yang sering putus sendiri, sampai mesin yang tiba-tiba mati total di tengah jam kerja. Kalau mesin rusak, operasional jadi berhenti atau downtime, dan biaya perbaikannya pasti jauh lebih mahal daripada biaya perawatan rutin. Jadi, pastikan ada jadwal maintenance yang teratur.
Kurangnya Pelatihan untuk Operator
Operator adalah orang yang menjalankan sistem ini setiap hari. Kalau operator kamu tidak dilatih dengan benar, mereka bakal sering buat salah. Baik itu salah saat packing manual, salah saat memindahkan pallet, atau salah pas mengoperasikan mesin. Kamu perlu mengadakan pelatihan rutin untuk tim supaya kemampuan mereka meningkat. Mereka harus paham teknik packing yang benar, cara pakai material yang efisien, cara operasional mesin yang aman, dan tetap menjaga keselamatan kerja di area gudang. SDM yang punya skill bagus pasti akan memberikan hasil kerja yang bagus juga.
Baca juga Cara Meningkatkan Efisiensi Distribusi dengan Sistem Packaging yang Tepat
Selalu Evaluasi Sistem Packaging Anda
Dunia bisnis itu berubah terus, jadi sistem packaging yang kamu pakai sekarang mungkin saja sudah tidak efektif lagi untuk tahun depan. Kalau kamu tidak pernah melakukan evaluasi, perusahaan kamu bisa ketinggalan dan terus-terusan pakai cara lama yang boros. Cobalah untuk rutin melihat data, misalnya berapa tingkat kerusakan barang bulan ini, seberapa banyak material yang habis, dan berapa cepat tim bisa menyelesaikan packing. Dengan melakukan evaluasi, kamu bisa menemukan bagian mana yang perlu diperbaiki supaya bisnis bisa terus berkembang.
Memilih Supplier yang Bisa Dipercaya
Terakhir, kamu harus hati-hati dalam memilih supplier material packaging. Kalau supplier kamu tidak bagus, kualitas barang yang mereka kirim bisa berubah-ubah atau pengirimannya sering telat. Ini pasti bakal mengganggu jadwal produksi kamu. Sangat penting untuk mencari supplier yang sudah berpengalaman dan bisa mendukung operasional perusahaan anda untuk jangka waktu yang lama.
Kalau anda merasa perlu bantuan untuk mengevaluasi atau meningkatkan sistem packaging di perusahaan, PT. Tondiraya Sentosa bisa menjadi pilihan yang tepat. Mereka sudah ada sejak tahun 1990 dan punya banyak solusi untuk pengemasan industri, mulai dari strapping band PP dan PET, stretch film, sampai mesin-mesin packaging yang canggih. Anda bisa konsultasi langsung dengan mereka untuk mendapatkan saran produk yang paling cocok buat kebutuhan bisnis anda. Jadi, jangan ragu untuk memperbaiki sistem packaging anda dari sekarang.
